Malu Kasusnya Viral, Yadi Sembako Tak Berani Datang ke Rumah Sakit

JAKARTA – Komedian Yadi Sembako tak menampik, kasus dugaan penipuan yang menyeret namanya berimbas buruk bagi kesehatan fisik dan mentalnya. Meski begitu, dia tak berani datang ke rumah sakit. 

“Gara-gara masalah itu, saya sampai sakit. Tapi mau ke rumah sakit saja enggak bisa karena malu beritanya begitu terus,” ungkap sang komedian, seperti dikutip dari channel YouTube MAIA ALELDUL TV, Selasa (2/1/2024).

BACA JUGA:

Beruntung, istri Yadi Sembako punya saudara yang bekerja di rumah sakit sehingga dia bisa menjalani pengobatan di rumah. “Akhirnya, saya dikasih infus dan obat dari rumah,” tuturnya menambahkan. 

Menghadapi kasus hukum yang cukup pelik, komedian 50 tahun tersebut sempat berpikir untuk menjual rumahnya kepada sejumlah rekan artis. Hasil penjualan rumah itu, akan digunakannya untuk membayar ganti rugi sebesar Rp198 juta. 

Sayang, usahanya untuk menjual rumah itu belum membuahkan hasil. “Sempat nawarin ke Aldi Taher dan beberapa teman lain. Tapi enggak bisa maksain juga. Saya hanya bisa ikhtiar,” ungkapnya. 

Yadi Sembako tak menampik, sebagai kepala keluarga ada kekhawatiran dalam dirinya. Sang komedian khawatir dengan nasib istri dan anak-anaknya jika nanti harus ditahan akibat kasus yang tengah dihadapinya tersebut. 

BACA JUGA:

“Jujur, saya takut. Nanti bagaimana istri dan anak saya? Bagaimana orangtua saya? Yang mencari nafkah kan saya. Kalau ada apa-apa nanti bagaimana dengan mereka?” tuturnya lagi. 

Saat ini, Yadi Sembako tengah menghadapi gugatan kasus dugaan penipuan yang dilaporkan Muhammad Adri Permana ke Polres Tangerang Selatan. Dia dilaporkan karena memberi cek kosong atas perintah komisaris perusahaannya, Gus Anom.*



Follow Berita Okezone di Google News



Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

(SIS)





 

Updated: Januari 1, 2024 — 9:15 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *