Rayakan Natal, Wanita Penari Erotis Tampilkan Tarian Lesbian di Tempat Wisata Terkenal

SEORANG penari telanjang atau stripper, Jade Benidorm (30) membuat kontroversi dengan menampilkan pertunjukan tarian lesbian dalam perayaan Natal 2023 di Benidorm, Spanyol. Dalam aksinya, wanita itu menggunakan berbagai mainan, tali pengikat, serta kostum khusus Natal.

Jade biasanya tampil dalam dalam acara pesta pria lajang (stag dos), tapi kini ia memberikan tontonan tarian erotisnya kepada penonton umum.

Benidorm yang dijuluki sebagai “Blackpool in the Sun” oleh wisatawan Inggris merupakan destinasi menarik bagi turis asing di Spanyol. Meskipun kota resor ini telah menjadi populer selama beberapa generasi, pengunjung mungkin akan terkejut dengan pengalaman yang ditawarkan di Miller’s Bar di kawasan Levante. Di sana, terdapat pertunjukan tarian erotis yang dipimpin oleh Jade.

Jade Benidorm dikenal dengan akun @jadebenidorm, unjuk aksinya dalam pertunjukan seks bagi banyak turis yang membanjiri Benidorm setiap musim panas. Dalam aksi erotisnya, dia melakukan berbagai gerakan termasuk fake pegging, full naked, penggunaan cambuk, serta memanfaatkan mainan seks, bahkan dengan menyelipkan permen lolipop saat pertunjukan tersebut. Kini, dalam suasana liburan Natal, Jade mengenakan kostum Mrs. Claus.

 BACA JUGA:

“Pertunjukan ini merupakan pengalaman seks lesbian interaktif langsung di mana kami melibatkan penonton. Dengan mengenakan kostum seksi bertema Natal dan dihiasi dengan mistletoe, suasana menjadi meriah! Musik bertema Natal turut menambah kesenangan, namun tetap mempertahankan nuansa sensual dan erotis. Ia juga memanfaatkan mainan seks termasuk tali pengikat,” kata Jade seperti dikutp dari Daily Star, Selasa (26/12/2023).

Meskipun pertunjukan yang ekstrem tersebut mungkin dianggap berlebihan oleh sebagian wisatawan, bagi mereka yang mencari hiburan yang tidak biasa ditemukan di Inggris, pertunjukan tersebut dianggap sempurna. Menurut Jade, ketika berada di luar negeri, batasan-batasan dapat dilampaui terutama dalam pertunjukan erotis.

“Di sini orang-orang meelwati batasan, saya melakukan 10 hingga 15 pertunjukan setiap malam, selama empat malam dalam seminggu. Anda bisa menemukan hal-hal yang jauh berbeda dari apa yang biasanya bisa anda nikmati di rumah,” ujarnya.

 BACA JUGA:

“Di Inggris, saat Anda melakukan striptis, aturannya sangat ketat. Ada larangan untuk menyentuh, gerakan yang terbatas, dan tentu saja, cuaca yang sangat dingin. Namun, di luar sini, orang-orang kaget karena salah satu gerakan pertama yang saya lakukan adalah duduk berlutut sambil mengizinkan penonton menyentuh tubuh saya. Secara harfiah, mereka dapat menyentuh bagian tubuh saya.”

Jade menambahkan bahwa kebanyakan orang tidak memahami sejauh mana batasan-batasan tersebut bisa dilonggarkan. Sementara itu, suaminya, Frank, yang mengelola organisasi acara pesta bujang (stag do), menambahkan, “Dia menggunakan mainan dan segala macam peralatan lainnya – semuanya sangat terbuka. Ini sangat berbeda dengan Inggris di mana semuanya terjadi secara cepat dan selesai dalam waktu singkat”

Jade menggelar pertunjukannya di Miller’s Bar, tempat yang sering mendapat pujian sebagai destinasi utama untuk pesta sebelum menikah. Salah satu ulasan menyebutkan bahwa bar tersebut “benar-benar gila – tepat seperti yang diinginkan oleh bujangan.”

BACA JUGA:

Sepanjang sisa tahun ini, Jade telah menyelenggarakan pertunjukannya untuk sejumlah orang yang mengunjungi bar tersebut, sambil bekerja siang hari sebagai penari stripper. Dalam hal ini, Jade menjemput tamu dari bandara dan mengantarkannya ke hotel sambil telanjang dan melayani pelanggannya

Jade, saat membicarakan acara yang dia adakan, menekankan bahwa “semua momen terbaik dalam pertunjukan adalah humiliating (stag do).” Ini melibatkan pencambukan, penggunaan sex toys, dan pegging.

Dia menjelaskan bahwa dia bersedia melakukan segala hal, mulai dari mencambuk hingga waxing, dan menyatakan bahwa permintaan bervariasi tergantung pada keinginan pelanggan. Permintaan tersebut bisa mencakup penggunaan “lilin panas” atau menonton Jade menggunakan mainan seks.

“Mereka bersedia menjelajahi hal-hal yang lebih ekstrem. Beberapa permintaan melibatkan penggunaan perlengkapan perbudakan tambahan; saya menggunakan ikat pinggang untuk ‘mengajak’ mereka berjalan seperti anjing. Saya juga menggunakan penutup mulut dan penutup puting susu,” tambahnya.


Follow Berita Okezone di Google News



Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

(sal)










 

Updated: Desember 26, 2023 — 9:00 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *